Daur ulang

Memilah Sampah di Korea: Panduan untuk Tamu Airbnb dan Guesthouse

Menginap di apartemen atau guesthouse di Korea? Cara memilah sampah umum, sisa makanan, dan daur ulang, apa itu kantong sampah berbayar, dan kapan membuangnya.

Jawaban singkat

Di Korea, sampah rumah tangga dipilah menjadi tiga kelompok utama: sampah umum di kantong resmi berbayar (종량제 봉투), sisa makanan di tempat sampah atau kantong khusus, dan sampah daur ulang yang dipisah per bahan. Kalau menginap di hotel, kamu tidak perlu memikirkan semua ini, tapi di Airbnb atau guesthouse kamu diharapkan memilah sendiri. Bilas wadah, jangan masukkan sisa makanan ke kantong sampah umum, dan ikuti catatan host soal di mana dan kapan sampah dibuang.

Fakta singkat

Sampah umum
Hanya kantong resmi berbayar (종량제 봉투)
Beli kantong di mana
Minimarket dan supermarket
Sisa makanan
Tempat sampah atau kantong terpisah; tanpa tulang, cangkang, atau biji keras
Sampah daur ulang
Dibilas dan dipilah: kertas, kaleng, kaca, plastik, vinil
Botol PET bening
Label dilepas, dipipihkan, di kantong atau lubang sendiri
Denda salah buang sampah
Hingga ₩1.000.000

Apakah wisatawan perlu memilah sampah di Korea?

Tergantung di mana kamu menginap.

  • Hotel: Tidak perlu. Pakai tempat sampah di kamar, sisanya diurus housekeeping.
  • Airbnb, apartemen sewaan, guesthouse, dan masa tinggal yang lebih lama: Perlu. Kamu tinggal seperti warga, dan warga memilah sampah. Banyak host meninggalkan panduan singkat di dekat pintu, dan sebagian mengenakan biaya kebersihan tambahan kalau sampahnya tercampur.

Memilah sampah dianggap serius di Korea. Seoul saja menghasilkan sekitar 2.900 ton sampah rumah tangga per hari, dan distrik memeriksa isi kantong-kantongnya. Mencampur sampah atau tidak memakai kantong resmi bisa didenda hingga ₩1.000.000. Sebagai tamu jangka pendek, kecil kemungkinan kamu yang didenda, tapi host-mu bisa kena, jadi lima menit untuk melakukannya dengan benar itu sepadan.

Tiga kelompok utama

Kelompok Apa saja isinya Cara membuangnya
Sampah umum (일반쓰레기) Barang yang tidak bisa didaur ulang atau dimakan: tisu, struk, bungkus kotor, sumpit bekas, sikat gigi Dalam kantong resmi berbayar (종량제 봉투) dari distrik tersebut
Sisa makanan (음식물쓰레기) Makanan sisa, sisa buah dan sayur, nasi, mi, daging yang sudah dimasak Di tempat sampah sisa makanan atau kantong khusus sisa makanan
Sampah daur ulang (재활용) Kertas, kardus, kaleng, botol kaca, wadah plastik, bungkus vinil, styrofoam Dibilas lalu dipilah per bahan ke tempat sampah, kantong, atau titik pengumpulan

Sampah umum dan kantong resmi

Sampah umum wajib dimasukkan ke 종량제 봉투 (jongnyangje bongtu), kantong resmi dari distrik tempat kamu menginap. Harga kantong itulah biaya sampahnya, jadi kantong kecil hanya beberapa ratus won. Kamu bisa membelinya di minimarket dan supermarket; minta jongnyangje bongtu dan sebutkan ukurannya, misalnya 10 atau 20 liter. Kantong dari distrik lain tidak diterima, jadi jangan dibawa ke ujung kota yang lain. Host sering menyediakan beberapa.

Sisa makanan: yang paling membingungkan

Sisa makanan diolah menjadi pakan ternak atau kompos, jadi patokannya: kalau bisa dimakan hewan, itu sisa makanan. Artinya, sebagian sisa dapur bukan sisa makanan dan masuk ke sampah umum:

  • Tulang ayam dan babi, serta tulang ikan
  • Cangkang kerang, remis, kepiting, dan telur
  • Biji dan biji keras dari persik, plum, dan alpukat
  • Kulit bawang bombai dan bawang putih, kulit jagung
  • Kantong teh dan ampas kopi

Tiriskan cairannya sebelum membuang makanan. Di gedung apartemen, sisa makanan biasanya masuk ke tempat sampah bersama di titik pengumpulan, kadang dengan kartu chip atau stiker; di rumah yang lebih kecil, sisa makanan masuk ke kantong atau wadah khusus. Ikuti catatan dari host.

Sampah daur ulang

Sampah daur ulang tidak perlu kantong berbayar, tapi harus bersih dan terpisah:

  • Bilas wadahnya. Gelas yogurt yang masih berisi yogurt termasuk sampah umum.
  • Botol PET bening (air mineral, soda) dikumpulkan tersendiri: lepas labelnya, pipihkan botolnya, lalu pasang lagi tutupnya.
  • Vinil dan plastik film (bungkus camilan, pembungkus) adalah kategori terpisah dari plastik keras.
  • Lipat kardus dan lepas selotipnya.
  • Kaleng dan botol kaca masuk ke tempat sampahnya masing-masing.

Kapan dan di mana membuang sampah

  • Gedung apartemen biasanya punya titik pengumpulan (분리수거장) di basement atau dekat area parkir, sering buka 24 jam, dengan tempat sampah berlabel untuk tiap bahan.
  • Rumah dan vila menaruh sampah di pinggir jalan pada hari-hari tertentu, biasanya di malam hari sebelum diangkut. Jadwalnya berbeda per distrik, bahkan per jalan, jadi ikuti jadwal dari host.
  • Jangan pernah menaruh kantong sampah di jalan di luar waktu yang ditentukan, dan jangan pernah di depan rumah atau toko orang lain.

Mau check-out tapi masih ada sekantong sampah? Tanyakan ke host. Kebanyakan host lebih suka kamu meninggalkan kantong yang sudah dipilah di dekat pintu daripada mencampur semuanya jadi satu.

Memilah sampah di jalan: tempat sampah daur ulang

Di luar, urusannya lebih sederhana. Banyak tempat sampah jalan di Seoul punya dua lubang: sampah umum di satu sisi dan sampah daur ulang, seperti kaleng dan botol plastik, di sisi lain. TapSeoul memetakan 2.104 tempat sampah yang punya sisi daur ulang.

Peta Seoul dengan tempat sampah jalan bersisi daur ulang berwarna biru dan tempat sampah lain berwarna abu-abu
Titik biru adalah tempat sampah jalan di peta yang punya sisi daur ulang; titik abu-abu adalah tempat sampah umum lainnya.

Di tab Tempat sampah, pilih Daur ulang untuk menampilkan tempat sampah itu saja, lalu ketuk Tempat sampah terdekat. TapSeoul mengecek lokasimu sekali dan menampilkan yang paling dekat, lengkap dengan alamat dalam bahasa Korea untuk ditunjukkan ke orang kalau kamu tersesat.

Tab Tempat sampah di TapSeoul dekat Stasiun Anguk dengan filter Daur ulang aktif
Dengan Daur ulang dipilih di dekat Stasiun Anguk, tempat sampah bersisi daur ulang terdekat berjarak 90 m.

Gelas kopi dan botol yang kamu bawa juga gampang dibuang di kafe atau minimarket. Tips lainnya ada di buang sampah di Seoul di mana.

Kesalahan yang paling sering dilihat host

  • Memakai kantong plastik biasa atau kantong dari distrik lain untuk sampah umum.
  • Memasukkan tulang, cangkang, atau kantong teh ke sisa makanan.
  • Membuang wadah yang masih ada makanannya.
  • Memasukkan wadah makanan delivery ke daur ulang tanpa dibilas.
  • Mencampur botol PET bening dengan plastik lain.
  • Meninggalkan sampah di luar pintu atau di jalan pada hari yang salah.

FAQ

Apa itu 종량제 봉투 (jongnyangje bongtu)?

Kantong sampah resmi berbayar untuk sampah umum. Setiap distrik menjual kantongnya sendiri, dan harga kantong itulah biaya sampahnya. Kamu bisa membelinya di minimarket dan supermarket di distrik tempat kamu menginap.

Apakah tulang dan kulit telur termasuk sisa makanan di Korea?

Tidak. Tulang, cangkang kerang, kulit telur, biji buah yang keras, kulit bawang, dan kantong teh masuk ke sampah umum, karena tidak bisa diolah menjadi pakan ternak.

Apakah harus memilah sampah di hotel di Korea?

Tidak. Di hotel, tinggalkan sampah di tempat sampah kamar. Memilah sampah diharapkan di Airbnb, apartemen sewaan, guesthouse, dan masa tinggal yang lebih lama.

Wadah makanan delivery dibuang di mana?

Buang sisa makanannya ke sisa makanan, bilas wadah plastiknya, lalu gabungkan dengan sampah daur ulang. Kertas yang basah oleh saus atau minyak masuk ke sampah umum.

Kapan boleh membuang sampah?

Di gedung apartemen, titik pengumpulan biasanya bisa dipakai kapan saja. Rumah dan vila menaruh sampah di hari-hari tertentu, biasanya malam hari. Jadwalnya berbeda per distrik, jadi cek petunjuk dari host.

Apakah ada denda kalau tidak memilah sampah di Korea?

Ada. Distrik bisa mendenda orang yang tidak memakai kantong resmi atau mencampur sampah, dengan denda hingga ₩1.000.000. Wisatawan jarang didenda, tapi host bisa kena, jadi ikuti aturan mereka.

Tanpa akun. Kartu dan tempat yang dikunjungi hanya disimpan di ponselmu. Foto diproses di perangkat dan tidak pernah diunggah. Analitik opsional tetap nonaktif sampai kamu mengizinkannya.

Sumber

  1. Distrik Jongno meluncurkan panduan daur ulang bergambar untuk warga asing (The Korea Times, Okt 2026)
  2. Satu kantong lebih sedikit: kampanye pengurangan sampah Seoul (Pemerintah Metropolitan Seoul, Mar 2026)
  3. Sistem biaya sampah berbasis volume (Arsip Nasional Korea)
  4. Data pemasangan tempat sampah jalan di Seoul (Seoul Open Data Plaza)

Aturan, denda, dan lokasi tempat sampah berlaku per Oktober 2026 dan bisa berubah. Cek papan petunjuk setempat dan sumber resminya.